Kolose 1

Kolose 1
Halaman yang memuat Surat Kolose 1:28-2:3 pada Codex Claromontanus yang diperkirakan dibuat tahun 550 M.
KitabSurat Kolose
KategoriSurat-surat Paulus
Bagian Alkitab KristenPerjanjian Baru
Urutan dalam
Kitab Kristen
12
Filipi 4
pasal 2

Kolose 1 (disingkat Kol 1) adalah pasal pertama Surat Paulus kepada Jemaat di Kolose dalam Perjanjian Baru di Alkitab Kristen.[1][2] Digubah oleh rasul Paulus dan Timotius.[3]

Teks

  • Surat aslinya ditulis dalam bahasa Yunani dan ditujukan kepada jemaat gereja di kota Kolose.
  • Sejumlah naskah tertua yang memuat salinan pasal ini antara lain adalah
  • Pasal ini dibagi atas 29 ayat.
  • Berisi ucapan syukur, doa, dan kesaksian pelayanan Paulus.

Struktur

Pembagian isi pasal:

  • Kolose 1:1–2 = Salam
  • Kolose 1:3–23 = Ucapan syukur dan doa
  • Kolose 1:24–29 = Pelayanan dan penderitaan Paulus

Ayat 1

Dari Paulus, rasul Kristus Yesus, oleh kehendak Allah, dan Timotius saudara kita, (TB)[3]

Ayat 13

Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih; (TB)[4]
  • "Melepaskan kita dari kuasa kegelapan": Hal yang utama dalam penebusan ialah kelepasan dari pengendalian dan kuasa kegelapan, yaitu dari Iblis (Mat 4:8–11; Luk 22:52–53; Efesus 2:2; Efesus 6:12). Sekarang kita berada dalam kerajaan Kristus dan di bawah pemerintahan-Nya (Rom 6:17–22; lihat Kis 26:18).[5]

Ayat 14

di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa. (TB)[6]

Ayat 15

Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan,
yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan, (TB)[7]
  • Referensi silang: Mazmur 89:26–27

Ayat 16

karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia. (TB)[8]

Ayat 18

Ialah kepala tubuh, yaitu jemaat. Ialah yang sulung, yang pertama bangkit dari antara orang mati, sehingga Ia yang lebih utama dalam segala sesuatu. (TB)[9]
  • Ialah kepala tubuh, yaitu jemaat

"Ia" merujuk kepada "Yesus Kristus". "Jemaat" di sini bukan hanya satu gereja tertentu, misalnya gereja di Kolose, atau Korintus, dan lain-lain; tetapi keseluruhan persekutuan umat yang dipilih dalam anugerah, gereja sulung, orang-orang yang namanya tertulis dalam kitab kehidupan Anak Domba Allah di surga; gereja yang untuk siapa Kristus telah menyerahkan diri-Nya, membeli dengan darah-Nya, dan membangun di atas landasan diri-Nya sebagai batu karang, serta menyediakan bagi diri-Nya suatu gereja mulia yang tidak bercacat, yang dapat dikiaskan sebagai "tubuh-Nya", satu kesatuan yang terdiri dari banyak anggota dalam persatuan satu sama lain, ditempatkan pada tempat masing-masing dalam simetri yang adil dan proporsi satu sama lain, saling melayani dan tidak ada yang lebih rendah atau lebih tinggi daripada yang lain (1 Korintus 12:12–14), dan pada tubuh ini Kristus adalah "kepala".[10]

Ayat 24

Sekarang aku bersukacita bahwa aku boleh menderita karena kamu, dan menggenapkan dalam dagingku apa yang kurang pada penderitaan Kristus, untuk tubuh-Nya, yaitu jemaat. (TB)[11]

Paulus melihat Yesus Kristus masih menderita, bukan lagi demi penebusan umat manusia, melainkan dalam persekutuan dengan umat-Nya (yaitu jemaat gereja yang adalah tubuh Kristus) sewaktu mereka memberitakan Injil kepada yang terhilang (bandingkan Kisah Para Rasul 9:4). Paulus bersukacita karena ia diberi kesempatan untuk mengambil bagian dalam penderitaan Kristus (Filipi 3:10; bandingkan 2 Korintus 1:4–5; 2 Korintus 4:7; 2 Korintus 11:23 tentang penderitaan Paulus).[5]

Ayat 27

Kepada mereka Allah mau memberitahukan, betapa kaya dan mulianya rahasia itu di antara bangsa-bangsa lain, yaitu: Kristus ada di tengah-tengah kamu, Kristus yang adalah pengharapan akan kemuliaan. (TB)[12]

Kristus yang diam di dalam orang percaya adalah jaminan orang itu untuk kelak memperoleh kemuliaan dan hidup kekal. Hanya jikalau Ia tinggal di dalam orang percaya dan orang itu terus-menerus berhubungan erat dengan Dia, dapat melenyapkan setiap keraguan tentang mencapai sorga. Memiliki Kristus berarti memiliki hidup (bandingkan Roma 8:11; Efesus 1:13–14; 1 Yohanes 5:11–12).[5]

Lihat pula

Referensi

  1. ^ Willi Marxsen. Introduction to the New Testament. Pengantar Perjanjian Baru: pendekatan kristis terhadap masalah-masalahnya. Jakarta:Gunung Mulia. 2008. ISBN 9789794159219.
  2. ^ John Drane. Introducing the New Testament. Memahami Perjanjian Baru: Pengantar historis-teologis. Jakarta:Gunung Mulia. 2005. ISBN 9794159050.
  3. ^ a b Kolose 1:1 - Sabda.org
  4. ^ Kolose 1:13 - Sabda.org
  5. ^ a b c The Full Life Study Bible. Life Publishers International. 1992. Teks Penuntun edisi Bahasa Indonesia. Penerbit Gandum Mas. 1993, 1994.
  6. ^ Kolose 1:14 - Sabda.org
  7. ^ Kolose 1:15 - Sabda.org
  8. ^ Kolose 1:16 - Sabda.org
  9. ^ Kolose 1:18 - Sabda.org
  10. ^ John Gill's Exposition of the Entire Bible, - Colossians 1:18
  11. ^ Kolose 1:24 - Sabda.org
  12. ^ Kolose 1:27 - Sabda.org

Pustaka tambahan

  • "Colossian Problems: Part 2: The 'Christ Hymn' of Colossians 1:15–20," Bibliotheca Sacra 141: 562 (1984): 99–112.
  • "Colossian Problems: Part 4: Christ as Conqueror and Reconciler," Diarsipkan 2017-06-04 di Wayback Machine. Bibliotheca Sacra 141: 564 (1984): 291–301.

Pranala luar

  • (Indonesia) Teks Kolose 1 dari Alkitab SABDA
  • (Indonesia) Audio Kolose 1
  • (Indonesia) Referensi silang Kolose 1
  • (Indonesia) Komentari bahasa Indonesia untuk Kolose 1
  • (Inggris) Komentari bahasa Inggris untuk Kolose 1
  • iconPortal Kristen
Nama tempat/Istilah
Nama orang
Sumber
Teks Yunani • Latin Vulgata • Versi Terjemahan Baru • Versi Wycliffe • Versi King James • Versi American Standard • Versi World English